Majalah Sakinah Vol. 11 No. 8

Apa susahnya jadi dermawan?

Tentu kita senang punya kerabat, teman, atau tetangga yang penderma. Suka memberi dan ringan tangan saat melihat orang lain butuh bantuan. Nah, tidakkah kita juga ingin seperti mereka? Melatih diri untuk menjadi dermawan atau tidak kikir merupakan hal terpuji. Telah dimaklumi bahwa sifat dermawan ini merupakan salah satu sifat mulia yang dimiliki panutan kita, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Namun, tidak mudah saat melatih hal ini. Sebab setan telah membuat godaan beruapa lawan dari sifat derma. Kikir atau bakhil namanya. Bakhil dijadikan oleh setan sebagai jalan untuk menuju jalan ke neraka.

Definisi bakhil adalah perbuatan seorang hamba untuk menahan harta yang ada pada kepemilikannya tanpa menunaikan hak dan kewajiban yang terkait dengan harta tersebut. Sifat bakhil juga muncul diakibatkan kecintaan yang berlebihan terhadap dunia, tidak adanya keyakinan tentang kemuliaan yang ada di sisi Allah, tamak dan kagum kepada diri sendiri serta sebab-sebab lainnya.

Nah, ada sebuah doa sederhana yang singkat dan syarat makna yang sudah sepatutnya kita hafalkan karena amat bermanfaat. Doa ini berisi permintaan agar kita terhindar dari penyakit hati yaitu ‘syuh’ (pelit lagi tamak) yang merupakan penyakit yang amat berbahaya.  Doa ini kami ambil dari buku “Ad-Du’aa’ min al-Kitab wa as-Sunnah” yang disusun oleh Syekh Dr. Sa’id bin Wahf al-Qahthani hafizhahullah.

Inilah Doa tersebut:
اللَّهُمَّ قِنِي شُحَّ نَفْسِي وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُفْلِحِينَ

“Ya Allah, hilangkanlah dariku sifat pelit (lagi tamak), dan jadikanlah aku orang-orang yang beruntung.”

Doa ini diambil dari firman Allah Ta’ala dalam surat ath-Taghabun ayat 16,

وَمَنْ يُوقَ شُحَّ نَفْسِهِ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Dan barangsiapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung.”

Semoga pembahasan Sakinah edisi ini bisa memberikan pencerahan bagi kita semua. Tak lupa, kritik maupun saran dari pembaca sekalian selalu kami nantikan demi kebaikan majalah kesyangan kita ini. (***)

Sumber: Beranda Majalah Sakinah Vol. 11 No. 8

Daftar Isi Majalah Sakinah Vol. 11 No. 8

Tagged under: , , , ,

  1. ummu syakir Reply

    assalamu’alaykum………..
    kaif haluk ya sakinah???
    ana punya saran nee,gimana rublik terampilnya berwarna biar jelas apa2 barangya.jazakallahu khairan wa baarakallahufikum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

Back to top