Majalah Sakinah Vol. 14 No. 5

Bahagianya menjadi wanita merdeka

Menjadi wanita merdeka? Seperti apa kemerdekaan yang dimaksud? Tentu bukan merdeka untuk melakukan apapun yang diinginkannya. Namun, merdeka di sini adalah merdeka dari kekangan dan kungkungan hawa nafsunya. Oleh karena itu, para wanita yang masih sering memperturutkan hawa nafsunya, ibaratnya merupakan wanita yang belum merdeka alias masih terjajah.

COVERSAKINAHAGUSTUS2015-350pxMemang, memperturutkan hawa nafsu seringkali mendatangkan kenikmatan duniawi. Padahal sebenarnya kenikmatan itu akan mendatangkan kesengsaraan di akhirat kelak. Nah, bagaimana keahagiaan menjadi wanita merdeka? Simaklah pembahasan Sakinah pada edisi.

Pembaca, Ibnul Jauzi mengatakan, “Ketahuilah, jihadun nafs lebih besar daripada jihad melawan musuh, karena jiwa itu adalah sesuatu yang disukai dan ajakannya juga disukai. Sebab, jiwa tidak mengajak selain kepada sesuatu yang sesuai dengan nafsu (keinginan/syahwat). Sementara itu, menyesuaikan dengan sesuatu yang disukai dalam hal yang pada dasarnya tidak menyenangkan itu saja tetap disukai, lebih-lebih jika dia mengajak kepada sesuatu yang menyenangkan. Apabila keadaannya dibalik, dan jiwa yang disukai tadi ditentang ajakannya, jihad/perlawanan terhadapnya semakin berat dan masalah semakin sulit.

Berbeda halnya dengan jihad melawan orang-orang kafir karena tabiat dan watak manusia (pada dasarnya) adalah memusuhi lawan.

Semoga dengan hadirnya pembahasan ini, para wanita khususnya diberi kemudahan untuk terbebas dari belenggu hawa nafsunya. Akhirnya, selamat membaca! Tak lupa kritik dan saran selalu kami nantikan.

Sumber: Beranda Majalah Sakinah Vol. 14 No. 5

daftarisi-agust2015-700px

Tagged under: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

Back to top