Majalah Sakinah Vol. 14 No. 8

Kapankah sepertiga malam yang akhir?

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah – Shallallahu ‘alaihi wa sallam – bersabda, “Rabb kami tabarraka wa ta’ala turun pada setiap malam ke langit dunia (terendah), yaitu saat tertinggal sepertiga malam yang akhir. Dia berfirman, ‘Siapa yang berdoa kepada-Ku akan Kukabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku akan Kupenuhi, dan siapa yang meminta ampun kepada-Ku akan Kuampuni.’” (Riwayat Bukhari no. 6321 dan Muslim no. 758)

COVER NOVEMBER 2015 - 350pxNah, mulai kapan sepertiga malam terakhir itu? Untuk menentukan sepertiga malam yang akhir, cari dulu selisih perbedaan waktu antara waktu matahari tenggelam dengan waktu fajar terbit. Jika waktu tenggelam matahari adalah pukul 18.00 dan waktu terbit fajar esok hari adalah pukul 05.00, maka jarak waktu antara keduanya adalah 11 jam. Lalu hasilnya dibagi tiga. Hasil pembagian tersebut kemudian dipakai untuk mengurangi waktu terbit fajar keesokan hari (dalam contoh ini waktu terbit pukul 05.00). Jadi, pukul 05.00 – (11 jam / 3) = 05.00 – 3 jam 40 menit = pukul 01.20.

Maka, permulaan sepertiga malam yang akhir adalah pada pukul 01.20 pagi (dini hari). Waktu ini tidaklah tetap, akan tetapi akan berubah-ubah dari satu musim ke musim yang lain, tergantung waktu terbit fajar dan tenggelamnya matahari.

Untuk itu,pada edisi ini sakinah mengangkat tema “Resep Sakinah: Di 1/3 Malam yang Akhir”. Semoga pembahasan ini bisa menggugah semangat pasutri untuk memanfaatkan momen berharga ini sebagai sarana memohon sakinah untuk rumah tangganya.

Dan tak lupa, kriktik dan saran selalu kami nantikan demi kebaikan majalah ini. Akhirnya, selamat membaca!

daftarisiNovember15-750px

Tagged under: , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

Back to top