Majalah Sakinah Vol. 15 No. 7

Sudahkah Keluarga Anda Berjilbab?

Seorang suami merupakan pemimpin dan kepala keluarga. Di pundaknya terdapat beban yang tidak ringan, dia akan dimintai pertanggungjawaban terhadap apa yang dipimpinnya.

cover-oktober-2016-350px“Setiap kalian adalah orang yang bertanggung jawab. Setiap kalian akan dimintai pertanggung-jawabannya. Seorang imam adalah orang yang bertanggung jawab dan akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang lelaki bertanggung jawab terhadap keluarganya dan akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang wanita bertanggung jawab terhadap urusan di rumah suaminya dan akan dimintai pertanggungjawabannya” (Riwayat Bukhari 893, Muslim 1829).

Nah,bila seorang seorang pemimpin rumah tangga membiarkan keluarganya tidak menutup aurat dengan benar (berhijab), bagaimana dia akan mempertanggungjawabkannya di akhirat kelak?

Pun demikian bagi seorang ibu atau istri. Dirinya harus mampu menjadi teladan bagi putri-putrinya dalam berhijab. Jangan sampai dia tak pernah menyuruh atau mengajari anaknya berhijab. Apalagi membiarkan putri-putrinya berpakaian yang tak menutup aurat.

Dan seorang kakak pun hendaknya menjadi contoh bagi adik perempuannya untuk masalah hijab. Keluarga muslim tidak seharusnya cuek atau beranggapan terserah pada diri masing-masing untuk masalah syariat. Semestinya keluarga muslim bahu-membahu untuk bisa mengerjakan perintah Allah sebagai salah satu wujud pengamalan dari firman-Nya,

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (at-Tahrim : 6)

Pembaca Sakinah sekalian, edisi ini Sakinah mencoba mengangkat kembali tema seputar masalah hijab/jilbab. “Jilbab Hati Plus Jilbab Diri”. Harapan kami semoga keluarga muslim semakin menyadari bahwa jilbab meupakan perintah syariat, bukan budaya Arab. Selain itu, jilbab bukanlah pakaian modis yang bisa dirancang sedemikian rupa sesuai kehendak pemakainya sehingga mengaburkan arti dan fungsi jilbab itu sendiri. Semoga setiap muslimah dibukakan hatinya untuk bisa menerima dan menjalankan syariat jilbab syar’i ini.

Akhirnya selamat membaca, kritik dan saran selalu kami nantikan.

Sumber: Beranda Majalah Sakinah Vol. 15 No. 7

daftarisi-okt-16

Tagged under: , ,

Back to top