<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Majalah Nikah Sakinah</title>
	<atom:link href="http://majalahsakinah.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://majalahsakinah.com</link>
	<description>Inspirasi Rumah Tangga Islami</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 05:06:37 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>Comment on 7 (Tujuh) Rintangan Setan by suhery</title>
		<link>http://majalahsakinah.com/2012/05/7-tujuh-rintangan-setan/comment-page-1/#comment-1977</link>
		<dc:creator>suhery</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 05:06:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahsakinah.com/?p=1167#comment-1977</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum warahmatullahi Wabarakatuh sokron atas artikelnya,..ana ijin copy</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi Wabarakatuh sokron atas artikelnya,..ana ijin copy</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Dihantui Dosa Zina by Karlita</title>
		<link>http://majalahsakinah.com/2010/07/dihantui/comment-page-3/#comment-1976</link>
		<dc:creator>Karlita</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 10:27:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahsakinah.com/?p=370#comment-1976</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum Warahmatullalahi Wabarakatuh.. Pak Ustadz, Syukron jiddan atas penjelasannya. Ukhti, ceritanya mirip dgn saya, sangat mirip. dan Alhamdulillah, dengan keterangan Ustadz yg demikian berhasil membuat saya tenang. saya hampir bunuh diri karena takut aib ini diketahui banyak orang. Alhamdulillah saya telah taubat. tiap kali saya ingat dosa itu, air mata penyesalan tak pernah henti, saya menyesal. namun saya yakin dgn masih diberikan nafas oleh Allah artinya saya masih diberi kesempatan untuk beramal, mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya, dan terus menyesal akan taubat yg pernah saya lakukan. saat ini saya terus berdoa agar Allah memberikan hidayahNya kepada Laki-laki yg telah merenggut keperawanan saya, agar ia mau menyesali perbuatannya dan tidak lagi mengganggu ketenangan hidup yg saya punya saat ini. karena jujur hingga detik ini dia masih saja mengganggu saya, dan saya mohon doa dari Pak ustadz agar mau memberikan amalan doa yg dapat saya lakukan agar Allah mau memberikan hidayah kepadanya. sebelumnya saya ucapkan terimakasih. Wassalamu&#039;alaikum..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum Warahmatullalahi Wabarakatuh.. Pak Ustadz, Syukron jiddan atas penjelasannya. Ukhti, ceritanya mirip dgn saya, sangat mirip. dan Alhamdulillah, dengan keterangan Ustadz yg demikian berhasil membuat saya tenang. saya hampir bunuh diri karena takut aib ini diketahui banyak orang. Alhamdulillah saya telah taubat. tiap kali saya ingat dosa itu, air mata penyesalan tak pernah henti, saya menyesal. namun saya yakin dgn masih diberikan nafas oleh Allah artinya saya masih diberi kesempatan untuk beramal, mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya, dan terus menyesal akan taubat yg pernah saya lakukan. saat ini saya terus berdoa agar Allah memberikan hidayahNya kepada Laki-laki yg telah merenggut keperawanan saya, agar ia mau menyesali perbuatannya dan tidak lagi mengganggu ketenangan hidup yg saya punya saat ini. karena jujur hingga detik ini dia masih saja mengganggu saya, dan saya mohon doa dari Pak ustadz agar mau memberikan amalan doa yg dapat saya lakukan agar Allah mau memberikan hidayah kepadanya. sebelumnya saya ucapkan terimakasih. Wassalamu&#8217;alaikum..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Fikih Ranjang Pilihan (2) by nursuandi</title>
		<link>http://majalahsakinah.com/2010/11/fikih-ranjang-pilihan-2/comment-page-1/#comment-1975</link>
		<dc:creator>nursuandi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 May 2012 06:11:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahsakinah.com/?p=542#comment-1975</guid>
		<description>apakah sangsinya jika sang suami pergi kerja jauh hingga pulang kerumah sebulan lebih lamanya,sementara selama sebulan lebih itu sang suami tidak bisa memenuhi kebutuhan biologis untuk  istrinya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>apakah sangsinya jika sang suami pergi kerja jauh hingga pulang kerumah sebulan lebih lamanya,sementara selama sebulan lebih itu sang suami tidak bisa memenuhi kebutuhan biologis untuk  istrinya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Fikih Ranjang Pilihan (3) by abdullah</title>
		<link>http://majalahsakinah.com/2011/01/fikih-ranjang-pilihan-3/comment-page-1/#comment-1969</link>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 13:48:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahsakinah.com/?p=577#comment-1969</guid>
		<description>sebagai perbandingan, berikut artikel yang membuktikan bahwa oral seks hukumnya mubah; http://abuhauramuafa.wordpress.com/2012/05/08/hukum-oral-seks/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebagai perbandingan, berikut artikel yang membuktikan bahwa oral seks hukumnya mubah; <a href="http://abuhauramuafa.wordpress.com/2012/05/08/hukum-oral-seks/" rel="nofollow">http://abuhauramuafa.wordpress.com/2012/05/08/hukum-oral-seks/</a></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Fikih Ranjang Pilihan (2) by anto</title>
		<link>http://majalahsakinah.com/2010/11/fikih-ranjang-pilihan-2/comment-page-1/#comment-1964</link>
		<dc:creator>anto</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 May 2012 04:23:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahsakinah.com/?p=542#comment-1964</guid>
		<description>Mohon lebih diperjelas lagi dengan dalil2 atau hadits mengenai hukum seorang suami menolak istri berhubungan dengan istri? Karena sebagai orang awam saya melihat ini  sebagai interpretasi atau penjabaran dari sudut pandang penulis. 
Mohon penjelasan lebih lanjut. Makasih.

Wassalamu&#039;alaikum wr.wb</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mohon lebih diperjelas lagi dengan dalil2 atau hadits mengenai hukum seorang suami menolak istri berhubungan dengan istri? Karena sebagai orang awam saya melihat ini  sebagai interpretasi atau penjabaran dari sudut pandang penulis.<br />
Mohon penjelasan lebih lanjut. Makasih.</p>
<p>Wassalamu&#8217;alaikum wr.wb</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Buku Tamu by Satria</title>
		<link>http://majalahsakinah.com/buku-tamu/comment-page-30/#comment-1962</link>
		<dc:creator>Satria</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 17:03:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahsakinah.com/?page_id=300#comment-1962</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillah, secara kebetulan saya sedang mencari link situs Islami yang memuat kata inspirasi dan dapat menginspirasi kehidupan keluarga muslim. Maka saya memilih situs ini sebagai link bacaan blog kami sekeluarga dan teman-teman saya dapat pula menyukai kajian islami di situs ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum warahmatullahi wabarakatuh</p>
<p>Alhamdulillah, secara kebetulan saya sedang mencari link situs Islami yang memuat kata inspirasi dan dapat menginspirasi kehidupan keluarga muslim. Maka saya memilih situs ini sebagai link bacaan blog kami sekeluarga dan teman-teman saya dapat pula menyukai kajian islami di situs ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pria Pilihanku Tak Direstui by SIERA</title>
		<link>http://majalahsakinah.com/2011/06/pria-pilihanku-tak-direstui/comment-page-1/#comment-1953</link>
		<dc:creator>SIERA</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Apr 2012 14:22:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahsakinah.com/?p=756#comment-1953</guid>
		<description>Saya juga pernah mengalaminya, ibu saya tidak menyetujui pasangan saya. Yang sekarang telah menjadi suami saya. Bukan hanya tidak menyetujui lewat pembicaraan juga tindakan. Waktu itu saya hanya berpegangan pada &#039;SABAR&#039;, menurut ibu saya pasangan saya ini tidak pantas untuk mendampingi saya, tapi pasangan saya berusaha meyakinkan ibu saya klo dia pantas untuk mendampingi saya. Hari demi hari berganti, tahun demi tahun berganti... akhirnya buah dari kesabaran itu adalah datangnya restu ibuku. Untuk para ukhti/ikhwan yg memiliki pengalaman seperti ini, jgn lah kita menjadi sakit hati/menjadi durhaka pada orang tua kita. Semua yg baik pasti ada jalannya, maka bersabarlah...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya juga pernah mengalaminya, ibu saya tidak menyetujui pasangan saya. Yang sekarang telah menjadi suami saya. Bukan hanya tidak menyetujui lewat pembicaraan juga tindakan. Waktu itu saya hanya berpegangan pada &#8216;SABAR&#8217;, menurut ibu saya pasangan saya ini tidak pantas untuk mendampingi saya, tapi pasangan saya berusaha meyakinkan ibu saya klo dia pantas untuk mendampingi saya. Hari demi hari berganti, tahun demi tahun berganti&#8230; akhirnya buah dari kesabaran itu adalah datangnya restu ibuku. Untuk para ukhti/ikhwan yg memiliki pengalaman seperti ini, jgn lah kita menjadi sakit hati/menjadi durhaka pada orang tua kita. Semua yg baik pasti ada jalannya, maka bersabarlah&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Iparku Tak Menghargai Orangtuaku by admin</title>
		<link>http://majalahsakinah.com/2011/03/iparku-tak-menghargai-orangtuaku/comment-page-1/#comment-1951</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2012 06:37:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahsakinah.com/?p=693#comment-1951</guid>
		<description>Wa&#039;alaikumussalam warahmatullah wa barakatuh
Subhanallah, apa yang saudara utarakan adalah niatan yang sangat baik sekali, berbakti kepada orang tua, terutama ibu. Suatu hal yang mungkin jarang dipikirkan oleh orang-orang yang telah menikah. Padahal sebagai seorang laki-laki, meski dia telah menikah, bakti yang pertama harus dia berikan tetap kepada orang tua terutama kepada ibu. Oleh karena itu, silahkan tunaikan niat baik yang telah saudara utarakan ini, semoga Allah memberikan kemudahan kepada Anda, dan keberkahan kepada keluarga Anda. Dan seandainya istri anda tidak setuju (semoga tidak demikian) akan niatan anda untuk berbakti kepada ibu, padahal kewajiban Anda terhadap istri sudah dipenuhi sewajarnya, maka tidak mengapa jika Anda tidak memberitahukan hal tersebut kepada istri Anda, selama kewajiban anda terhadap istri tetap terpenuhi. Sekali lagi, semoga Allah memberkahi anda dan keluarga anda karena anda mau berbakti kepada ibu. Wallahu a&#039;lam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wa&#8217;alaikumussalam warahmatullah wa barakatuh<br />
Subhanallah, apa yang saudara utarakan adalah niatan yang sangat baik sekali, berbakti kepada orang tua, terutama ibu. Suatu hal yang mungkin jarang dipikirkan oleh orang-orang yang telah menikah. Padahal sebagai seorang laki-laki, meski dia telah menikah, bakti yang pertama harus dia berikan tetap kepada orang tua terutama kepada ibu. Oleh karena itu, silahkan tunaikan niat baik yang telah saudara utarakan ini, semoga Allah memberikan kemudahan kepada Anda, dan keberkahan kepada keluarga Anda. Dan seandainya istri anda tidak setuju (semoga tidak demikian) akan niatan anda untuk berbakti kepada ibu, padahal kewajiban Anda terhadap istri sudah dipenuhi sewajarnya, maka tidak mengapa jika Anda tidak memberitahukan hal tersebut kepada istri Anda, selama kewajiban anda terhadap istri tetap terpenuhi. Sekali lagi, semoga Allah memberkahi anda dan keluarga anda karena anda mau berbakti kepada ibu. Wallahu a&#8217;lam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Iparku Tak Menghargai Orangtuaku by kurnia</title>
		<link>http://majalahsakinah.com/2011/03/iparku-tak-menghargai-orangtuaku/comment-page-1/#comment-1950</link>
		<dc:creator>kurnia</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Apr 2012 05:57:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahsakinah.com/?p=693#comment-1950</guid>
		<description>Asssalamu&#039;Alaikum
Ustadz, saya mau tanya apakah saya boleh memberikan sedikit nafkah kpd Ibu saya setelah saya memenuhi kewajiban saya sbg suami kpd istri (memberi nafkah) ? Istri saya saat ini bekerja dan saya tidak pernah menuntut gaji dia krn saya tahu klo itu bukan hak saya. Mana yg harus saya dahulukan isti atau ibu saya dan bagaimana jika istri tidak setuju saya memberikan sedikit nafkah kpd ibu saya sbg bakti anak thd orangtua ? Sebagai informasi bg ustadz bahwa saya (5 bersaudara) sejak umur 6 th dibesarkan dan di sekolahkan ibu saya krn bapak saya meninggal dan ibu tidak pernah meminta uang kpd saya. Bagaimana pula posisi mertua dalam hal ini dibandingkan ibu saya ?

Mohon pencerahan dari bapak ustadz

Wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Asssalamu&#8217;Alaikum<br />
Ustadz, saya mau tanya apakah saya boleh memberikan sedikit nafkah kpd Ibu saya setelah saya memenuhi kewajiban saya sbg suami kpd istri (memberi nafkah) ? Istri saya saat ini bekerja dan saya tidak pernah menuntut gaji dia krn saya tahu klo itu bukan hak saya. Mana yg harus saya dahulukan isti atau ibu saya dan bagaimana jika istri tidak setuju saya memberikan sedikit nafkah kpd ibu saya sbg bakti anak thd orangtua ? Sebagai informasi bg ustadz bahwa saya (5 bersaudara) sejak umur 6 th dibesarkan dan di sekolahkan ibu saya krn bapak saya meninggal dan ibu tidak pernah meminta uang kpd saya. Bagaimana pula posisi mertua dalam hal ini dibandingkan ibu saya ?</p>
<p>Mohon pencerahan dari bapak ustadz</p>
<p>Wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Apakah Aku Ditakdirkan Membujang? by pororo</title>
		<link>http://majalahsakinah.com/2011/04/apakah-aku-ditakdirkan-membujang/comment-page-1/#comment-1949</link>
		<dc:creator>pororo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Apr 2012 03:37:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://majalahsakinah.com/2011/04/25/apakah-aku-ditakdirkan-membujang/#comment-1949</guid>
		<description>wah, telat banget saya dapet tulisan ini. tp ga papa lah.
semoga saat ini penanya sudah mendapat jodoh yang penuh kerelaan menerima kondisinya. bila tidak mungkin saran saya ini bisa di jadikan pertimbangan.

cari akhwat yang hepatitis juga biar tambah semangat untuk berikhtiar mencari kesembuhan bersama-sama.

semoga hal ini dan kesabaran dalam melewatinya menjadi penggugur dosa-dosa penanya. amin ya mujibassailin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah, telat banget saya dapet tulisan ini. tp ga papa lah.<br />
semoga saat ini penanya sudah mendapat jodoh yang penuh kerelaan menerima kondisinya. bila tidak mungkin saran saya ini bisa di jadikan pertimbangan.</p>
<p>cari akhwat yang hepatitis juga biar tambah semangat untuk berikhtiar mencari kesembuhan bersama-sama.</p>
<p>semoga hal ini dan kesabaran dalam melewatinya menjadi penggugur dosa-dosa penanya. amin ya mujibassailin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

