fikihkel

Mertua, Orang tua Kita Juga

Dalam Islam, mertua tetap berhak mendapatkan penghormatan dari menantu, meskipun kedudukannya tidak setinggi orang tua sendiri. Tata krama dan sikap yang sopan pun mesti dipergunakan dalam berinteraksi dengannya, dalam komunikasi verbal, ataupun tindak-tanduk lainnya.

Ringkasnya, tercermin pada bermuka manis, memberikan kebaikan dan menghindarkan dirinya dari gangguan. Manusia secara fitrah menyukai orang-orang yang bersikap baik dan pernah mencurahkan kebaikan untuknya. Sebaliknya, sikap buruk dengan perkataan yang kasar, dan tindakan yang menyakiti hanya akan menjauhkan anda dari ibu mertua.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

“Dan pergauilah orang-orang dengan cara yang baik”. [Riwayat at-Tirmidzi no: 1987].

Untuk itu, dalam edisi ini sakinah mengangkat tema “Menantu Idaman Mertua”. Semoga dengan pembahasan ini kita semua bisa berbuat baik pada mertua dan mencegah terjadi ketidakcocokkan dengan mertua.

Pembaca sekalian, sungguh sangat disayangkan dalam edisi ini pula kami harus mengurangi halaman majalah kesayangan kita ini. Hal ini dikarenakan beberapa sebab yang salah satunya adalah kenaikan harga bahan baku. Untuk itu semoga hal ini tidak menjadikan kekecewaan pada pembaca sekalian. Semoga majalah ini diberikan pertolongan Allah untuk tetap bisa memberikan sajian-sajian yang berguna bagi kita semua.

Akhirnya, Selamat membaca! Kritik dan saran selalu kami nantikan (***)