Berbagai Cara Mengajari Anak Puasa


Dalam jajaran 12 bulan setahun, Ramadhan adalah bulan paling penuh berkah, paling banyak menyimpan keutamaan, paling sarat dengan kandungan ibadah dan paling berlimpah keistimewaannya. Maka, bulan ini layak disebut dengan bulan yang penuh misteri dan keajaiban.

Kalau menilik sisi-sisi keutamaannya, sebenarnya klimaks berbagai keajaiban itu berpangkal dari dua sisi terpenting:
- Dari sisi keutamaan bulan Ramadhan itu sendiri.
- Dari sisi berbagai jenis ibadah yang terkandung di dalamnya.
- Di bulan Ramadhan inilah berkerumun beragam jenis ibadah, mulai dari puasa dan qiyamul lail atau shalat Tarawih, sebagai bagian terpentingnya, hingga ibadah-ibadah sunnah seperti I’tikaf, banyak bersedekah, memberi makan sesama orang yang berbuka puasa, dan, masih banyak lagi ibadah-ibadah lain, yang diisyaratkan secara khusus, atau masuk dalam cakupan ibadah-ibadah yang disunnahkan. (more…)

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 10.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: +1 (from 1 vote)

Post to Twitter Post to Delicious Post to Facebook


Lebih Memilih Poligami


Assalamu’alaikum,

Ustadz, ada yang ingin  saya tanyakan. Ada seorang teman (wanita) yang masih lajang dan dikarunia Allah memiliki semangat beragama yang kuat (rajin menghadiri majelis taklim dan sejenisnya). Namun, dalam masalah jodoh, menurut saya dia punya prinsip yang sedikit unik. Tiap kali ditawari untuk taaruf (melakukan perkenalan sesuai syariat) dengan pria, dia selalu menjawab, daripada menikah dengan pria muslim biasa-biasa saja saya lebih suka dipoligami seorang ustadz. Maksud pria muslim biasa di sini, jika pria tersebut tidak punya kemampuan ilmu agama lebih (hafalan Al-Quran dan Al-Hadits, kemampuan bahasa Arab, dan sejenisnya), atau masih di bawah kemampuan dirinya. Menurut ustadz, apakah prinsip semacam itu sudah tepat?  Apakah poligami membuat pelakunya (dalam hal ini wanita yang dipoligami) punya keutamaan dan pahala melebihi pernikahan biasa? Syukran atas penjelasannya.
(more…)

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 8.0/10 (9 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: +4 (from 4 votes)

Post to Twitter Post to Delicious Post to Facebook


Maafmu Malaikatmu


Tak cukup waktu seribu tahun untuk memahami wanita? Setidaknya, itulah ungkapan para pakar kejiwaan barat seperti Freud, misalnya. Tapi terkadang kata maaf, cukup bagi wanita untuk mengubah diri dari sosok “kucing yang jinak”. Itulah uniknya wanita, dan demikianlah uniknya manusia.

Membangun Toleransi dengan “Maaf”

Tanpa toleransi, tak pernah niscaya. Kita harus membangun toleransi dalam jiwa kita untuk berdamai dengan kedukaan, bersapa akrab dengan kepedihan, berbaur nyaman dengan kegembiraan, dan tak menjadi takabur  segala kelebihan. (more…)

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 1.5/10 (2 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: +1 (from 1 vote)

Post to Twitter Post to Delicious Post to Facebook


Apa Susahnya Meminta Maaf


Pertengkaran dalam rumah tangga, sering diibaratkan sebagai garam dalam sayuran. Kalau tak pernah ada, hidup berumah tangga rasanya hambar juga. Ada seorang istri yang suaminya tak pernah marah sekali pun, eh… sang istri  malah jadi penasaran, bagaimana rasanya dimarahi suami! Yang pasti, tipe suami atau pasangan yang tak pernah marah  itu amat langka!
Lazimnya, seharmonis apapun jalinan kasih antara pasutri, pasti pernah diwarnai oleh pertengkaran. Pertengkaran bisa terjadi mulai dari masalah sepele. Misalnya perbedaan selera. Bisa pula terjadi karena kesalahpahaman, kecemburuan, kekurangkompakan dalam menghadapi  keluarga besar, dan sebagainya.
Tak jarang pula kemarahan pasutri tersulut ketika tidak sabar menghadapi anak rewel, terutama dalam kondisi lelah. Sering terjadi, seorang suami marah-marah ketika anak balitanya menangis keras. Kemudian ia menyalahkan istrinya sebagai perempuan yang tidak pandai mengurus anak! Ya, begitulah.
(more…)

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 9.6/10 (5 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: +2 (from 2 votes)

Post to Twitter Post to Delicious Post to Facebook


Menjadi Diri Pemaaf


Dalam kehidupan rumah tangga, acapkali silang pendapat muncul, hingga pada akhirnya muncul pertengkaran dan saling menyalahkan. Dalam situasi semacam ini, pasutri dituntut berlapang dada untuk bisa memberi dan meminta maaf. Dengan maaf ini, pertengkaran itu insya Allah akan mereda dan tidak akan berbuntut pada perselisihan yang lebih besar.

Menjadi diri pemaaf merupakan sesuatu  yang terpuji. Allah berfirman,
(more…)

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 1.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: 0 (from 0 votes)

Post to Twitter Post to Delicious Post to Facebook


Nafkah Istri Setelah Talak Raj’i


Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Apakah setelah talak raj’i, suami masih wajib memberi nafkah dan tempat tinggal kepada sang istri yang dicerainya?
Abdullah
0813277xxxxx
(more…)

VN:F [1.6.2_892]
Rating: 4.0/10 (2 votes cast)
VN:F [1.6.2_892]
Rating: +2 (from 2 votes)

Post to Twitter Post to Delicious Post to Facebook


Page 1 of 41234»
  • Live Chat

    Live Chat Live Help Software for Website
  • Arsip Artikel

  • Buku Tamu

    Latest on Fri, 03:06 pm

    kamajayadi: ingin konsultasi tapi gak tau caranya gimana [...]

    yulianti: saya di btam, tolong diberitahu cara berlangganan [...]

    nining: Saya kehilangan majalah "NIKAH", brand image majalah [...]

    Dinar Munggaran: Semoga bermanfaat bagi semua keluarga islam... Kami sangat [...]

    Umminya Hanif: Assalamu'alaykum.. Majalah nikah baguss,terus perbaiki isinya ya,

    » Klik di sini untuk isi buku tamu


Majalah Nikah Sakinah, Jl. Diponegoro 48, Sanggrahan, Rt 02/V Joho, Sukoharjo, Jawa Tengah 57513, Telp 0271-7003895