Mengajarkan Tauhid Dengan Puasa

Abu dan Ummu yang dirahmati Allah, telah kita ketahui – alhamdulillah – bahwa penghambaan diri hanya kepada Allah, yang sering diistilahkan dengan tauhid, adalah tujuan diciptakannya manusia dan jin. Tujuan yang begitu mulia ini, tentu perlu diusahakan dengan berbagai cara dan metode yang dibenarkan oleh syariat. Dan sesungguhnya, semua tuntunan yang Allah syariatkan kepada kita, tidak lain adalah untuk mewujudkan tujuan mulia ini.

Sebagai orang tua yang diberi amanah untuk mendidik dan membimbing anak agar menjadi orang shalih, tentu hal ini menjadi perkara yang harus kita perhatikan. Yakni, mewujudkan penghambaan yang benar kepada Allah semata, pada diri anak.

Ramadhan dan Tauhid

Abu dan Ummu yang dirahmati Allah. Bulan Ramadhan, merupakan salah satu kesempatan berharga untuk mengajarkan nilai penting yang disebutkan di atas. Karena dalam bulan Ramadhan, terkumpul banyak sekali tuntunan ibadah yang Allah syariatkan. Mulai dari shalat, puasa, sedekah, zakat, membaca Al-Quran, dan masih banyak lagi. Dengan dilaksanakannya berbagai peribadahan tersebut, seorang hamba akan lebih menghamba kepada Allah, sehingga keimanan dan tauhid pun akan meningkat.

Puasa adalah salah satu ibadah terbesar di bulan Ramadhan. Sampai kita pun terbiasa menyebut bulan Ramadhan dengan sebutan bulan puasa. Nah, berbicara mengenai pengajaran atau pengembangan sifat ubudiyah (penghambaan) kepada Allah pada diri anak kita, maka ibadah yang satu ini memiliki peran yang sangat efektif dalam mengembangkan sifat tersebut. Selain dengan dilaksanakannya puasa ini, kita juga bisa melihat sebagian kandungan makna dari ibadah ini yang berkaitan dengan tauhid, untuk kita ajarkan kepada anak.

Keikhlasan dalam puasa

Abu dan Ummu yang dirahmati Allah. Telah kita ketahui bahwa keikhlasan adalah inti dari tauhid kita kepada Allah. Yaitu memurnikan segala macam ibadah yang kita lakukan hanya untuk Allah ta’ala semata, tidak untuk yang lain, dan bukan karena yang lain. Ibadah puasa yang kita ajarkan kepada anak merupakan latihan yang sangat bagus untuk bisa bersikap ikhlas kepada Allah…

Baca selanjutnya di lembar “ya Bunayya” majalah Nikah Sakinah, edisi Agustus 2010

Tagged under: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current ye@r *

Back to top