Majalah Sakinah Vol. 16 No. 7

Bulan Muharram Bulan Mulia

Alhamdulillah, kita sudah berada di bulan Muharram 1439 H. Bulan Muharram termasuk bulan yang istimewa. Salah satunya, bulan Muharram termasuk empat bulan haram (suci).

cover-okt2017Dari Abu Bakrah – radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi – shallallahu ‘alaihi wa sallam – bersabda, “Sesungguhnya zaman berputar sebagai mana ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci), tiga bulan berurutan: Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, dan Muharram, kemudian bulan Rajab suku Mudhar, antara Jumadi Tsani dan Sya’ban.” (Riwayat al-Bukhari dan Muslim))

Hasan Al-Bashri -rahimahullah- mengatakan,Allah membuka awal tahun dengan bulan haram (Muharram) dan menjadikan akhir tahun dengan bulan haram (Dzulhijjah). Tidak ada bulan dalam setahun, setelah bulan Ramadhan, yang lebih mulia di sisi Allah dari pada bulan Muharram. Dulu bulan ini dinamakan Syahrullah Al-Asham (bulan Allah yang sunyi), karena sangat mulianya bulan ini. (Lathaiful Ma’arif, Hal. 34)

Namun sayang, masyarakat kita umumnya menganggap bulan Muharram itu bulan yang kurang baik. Sehingga, mereka tidak berani untuk melakukan hajatan baik itu walimahan atau yang lainnya, membangun rumah dan sebagainya. Untuk itu, pada edisi ini kami sajikan pembahasan “jalan-jalan keselamatan di Bulan Muharram”. Semoga para pembaca sekalian menjadi paham tentang kemuliaan bulan Muharram ini dan melakukan amalan-amalan apa saja yang disunahkan.

Selanjutnya tak bosan-bosannya kami menantikan masukan dari pembaca demi kebaikan majalah ini. Akhirnya selamat membaca!

Sumber: Beranda Majalah Sakinah Vol. 16 No. 7

daftarisi-2017-10

Tagged under: ,

Back to top